Sosok

Bidadari Surga : Tak Ada Kata Terlambat Belajar Alquran

Administrator | Minggu, 26 November 2017 - 09:42:01 WIB | dibaca: 394 pembaca

Pengajian Bidadari Surga (foto : apr/jp)

Pengangsaan,Jakpos.web.id-  Menyaksikan banyaknya umat Islam yang tidak mampu membaca Al quran menggerakan hati, Zakiyah untuk membentuk komunitas mengaji Al Quran.  Beberapa tahun yang lalu, Ia bersama rekan – rekanya membentuk dan menggerakkan Komunitas Ngaji Al – Quran Bidadari Surga di Jalan Tambak  II Pengansaan, Jakarta Pusat.membentuk sebuah Komunitas mengaji yang berlokasi di Tambak II Pegangsaan, Jakarta Pusat.

Zakiyah mengatakan tujuan dibentuknya Komunitas Bidadari Surga untuk mengajak para ibu rumah tangga belajar membaca kitab suci yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW tersebut.

“Awal mula muculnya komunitas bidadari syurga  ini, kami perihatin dengan ibu-ibu di RT/RW 04/05 Tambak II Pegangsaan yang belum bisa membaca Alquran.  Maka saya dan satu teman saya mengajak ibu-ibu untuk belajar membaca Alquran,” kata Zakiyah.

Keberadaan Komunitas yang anggotanya didominasi dari kalangan wanita itu ternyata mendapatkan sambutan positif. Mereka sangat bersemangat untuk bisa membaca alquran dengan benar.

“Saya belum bisa membaca Alquran dengan lancar hingga saat ini. Kalau untuk ngaji tausiah itu banyak, kita bisa dapat dimana-mana. Tapi untuk ngaji Iqra dan Alquran yang diperuntukkan ibu-ibu itu langka,” ujar Leni yang berprofesi sebagai pengusaha, Kamis (23/11).

Menurutnya, merasa penting untuk dapat membaca Alquran dengan benar. Dia ingin lebih mendekatkan diri dengan sang Pencipta.

“Waktu kecil saya ngaji di kampung, Namun jaman dahulu gurunya hanya mengira-ngira. Kami hanya suruh mengikuti apa yang dikatakan guru.,” ujar ibu dengan dua anak itu.

Pembelajaran membaca Al-Qur'an dalam Komunitas Bidadari Surga digelar sekali dalam sepekan di rumah ibu Leni. Zakiyah berharap kegiatan ini dapat mengispirasi ibu-ibu yang lain.

"Tak ada kata terlambat untuk belajar Alquran. Dan bersyukur, masih ada semangat dari ibu-ibu yang ingin belajar Alquran di sini meskipun semangat sering naik turun namun harapannya dapat istiqomah," tutup Zakiyah. (apr/JP)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)