kota kita

Ini Penjelasan Kasi Pidum Kejari, Sidang Pil PCC Ditunda

Administrator | Jumat, 13 April 2018 - 17:17:57 WIB | dibaca: 124 pembaca

Ini Penjelasan Kasi Pidum Kejari,  Sidang Kasus Pil PCC  Ditunda

Jaktim, Jakpos,- Sidang lanjutan kepemilikan pil paracetamol caffeins corisoprodol (PCC) tertunda di Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang dipimpin oleh Ketua majelis hakim Syafrudin Ainor Rafaek.

Pada hari Selasa, 10 April 2018 yang seharusnya digelar dipengadilan ternyata tidak berlangsung atau ditunda kembali.

Menurut keterangan Kepala seksi pidana umum, Acmad Muchlis, SH pihaknya telah siap akan tetapi terdakwa berhalangan dikarenakan sakit.

"Kalau tadi Selasa, (10/4) sudah siap semua tidak ada toleransi. Untuk bacaan hakim sudah siap untuk tadi yang memohon terdakwa , Budi dan Leni sakit menurut penasehat hukum tunda didepan persidangan sah," ucap Achmad Muchlis selaku Kepala seksi Pidum.

Kasi Pidum Kejari, Jaktim berharap wartawan yang tengah meliput kasus pil terlarang itu untuk memberikan suport kepada penegak hukum yang tengah disidangkan di PN Jaktim.

"Tadi JPU (Andri) bilang ke saya seperti itu. Sebantar lagi Pak Andri datang, JPU sudah siap sama sekali rekan-rekan (wartawan) mensuport juga ya," kata Achmad diruang kerjanya.

Untuk itu lanjutnya, dia menegaskan untuk menjunjung asas peradilan yang cepat dan tepat.

"Saya tetap nggak mau tahu lagi , saya menghadirkan saksi. Jadi, memang asas peradilan cepat dan tepat saya utamakan," lanjutnya.

Dalam kasus peredaran pil PCC tersebut katanya, harus dapat dibuktikan dihadapan Majelis hakim dan secara yuridis terpenuhi.

"Disini saya menghargai Pak Asnawi membuktikan kalau obatnya sendiri obatnya nggak sejenis narkoba. Kalau kalian sudah mendakwakan sudah harus terbukti kalian mendorong hakim juga ya. Takutnya hakim berpendapat lain semua harus yuridisnya terpenuhi. Kawan-kawan kan tahu kita mem P-21kan," harap Kasi Pidum.

Sementara jaksa penuntut umum yang menangani kasus pil PCC menyatakan dengan singkat kepada awak media dikantor Kejaksaan Negeri Jakarta Timur bahwa Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur memberikan kesempatan waktu dua hari kedepan untuk disidangkan.

" Hakim ngasih dua harilah, Kamis (12/4)," singkat Andri. (Dw)

 










Komentar Via Website : 1
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)