Kota Kita

Inilah Petisi MUI Soal Keputusan Sepihak Presiden AS

Administrator | Senin, 18 Desember 2017 - 21:23:00 WIB | dibaca: 258 pembaca

Anis Baswedan Hadiri Aksi Bela Palestina di Monas

Monas, JakPos.web.id - Ribuan umat islam kembali memadati silang Monumen Nasional (Monas) untuk menyampaikan aspirasi memprotes keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Aksi bela Palestina yang digerakkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) merupakan wujud kepedulian Umat Islam Indonesia, Minggu (17/12).

Dalam aksi yang berlangsung di Monas, Sekjen Pengurus Pusat MUI, Kyai Haji Anwar Abbas membacakan pernyataan sikap atas keputusan Presiden AS Donald Trump terkait pengakuan sepihak Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

"Bismilllahirrohmanirrohim, setelah mencermati secara seksama keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang secara sepihak atau secara unilateral dan ilegal, mengakui Yerusalem atau alquds sebagai ibukota Israel, dampak negatifnya yang meluas di dunia internasional, khususnya kepada bangsa Palestina, kami peserta Aksi Indonesia Bersatu Bela Palestina dengan bertawakal kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala menyatakan sikap sebagai berikut:

Pertama, keputusan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang secara sepihak atau unilateral dan ilegal mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel telah mencederai rasa keadilan dunia internasional, melanggar hak asasi manusia rakyat Palestina, dan merusak upaya perdamaian antara Israel dengan Palestina yang selama ini terus dilakukan PBB dan OKI, untuk itu keputusan itu harus dibatalkan dan dicabut secepatnya.

Kedua, jika Presiden Amerika Serikat tidak segera membatalkan pernyataannya atas Yerusalem sebagai ibukota Israel maka Amerika Serikat akan kehilangan legitimasi untuk menjadi penengah perdamaian antara Palestina dan Israel.

Ketiga, mendesak kepada semua negara agar menolak keputusan sepihak dan ilegal Presiden Donald Trump untuk menjadikan Yerusalem sebagai ibukota Israel,

Keempat, mendesak kepada semua negara yang selama ini telah melakuikan hub diplomatik dengan Isreal, terutama negara-negara yang tergabung dalam OKI agar memutus hubungan diplomatik dengan Israel atau tidak meninggalkan kantor kedutaannya ke Yerusalem.

Kelima, mendukung hasil deklarasi konferensi Islam di Istambul, Turki tanggal 13 Desember 2017 menegaskan bahwa perlu terus didorong hak-hak warga Palestina secara permanen, termasuk hak Palestina untuk menentukan nasib sendiri, damn perwujudan negara Palestina merdeka dan berdaulat, dengan Yerusalem atau Alquds sebagai ibukotanya.

Keenam, jika Presiden Donald Trump tidak mencabut keputusan pengakuan Yerusalem sebagai ibukota Israel maka kami pertama mendesak PBB segera menggelar sidang istimewa untuk sanksi tegas kepada Amerika Serikat dengan opsi pembekuan AS sebagai anggota PBB, atau pemindahan markas PBB dari Amerika Serikat ke negara lain. Kedua, mendesak DPR membentuk panitia khusus untuk meninjau kembali semua bentuk investasi atau bisnis perusahaan-perusahaan Amerika di negeri ini, juga mengimbau rakyat Indonesia untuk melakukan boikot terhadap seluruh produk perusahaan Amerika serikat dan Israel yang beredar di Tanah Air. Kita gunakan produk-produk karya anak bangsa sendiri," tegasnya.
 
Dalam Aksi Bela Palestina di Monas, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tampak hadir. Dia juga sempat menyampaikan pidato dengan mengatakan bahwa keputusan Donald Trump tidak hanya keliru tapi fatal.

"Kita menyadari bahwa keputusan Presiden (Amerika) Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel, bukan saja keputusan keliru, tapi keputusan yang fatal kelirunya," ujar Anies. (Apri/JP)










Komentar Via Website : 1
Cara Menyembuhkan Angin Duduk
11 Januari 2018 - 15:19:05 WIB

Terima kasih atas informasinya sangat bermanfaat sekali :)
https://goo.gl/X3ERFD
https://goo.gl/Npyt6i
ht tps://goo.gl/ugfEv9
https://goo.gl/pfQ8YU
https://g oo.gl/b3Jmuj
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)