Kota Kita

Meningkat Isteri Gugat Cerai Suami

Administrator | Senin, 19 Maret 2018 - 19:10:02 WIB | dibaca: 149 pembaca

Jakarta, Jakpos.web.id- Perceraian dengan gugat cerai (istri yang menceraikan suami), cenderung meningkat tajam. Dalam beberapa tahun terakhir diperkirakan 75 persen peceraian akibat gugat cerai.

“Sekarang ada kecenderungan perempuan lebih berani untuk mengambil keputusan cerai,” kata Nasarudin Umar, guru besar Ilmu Tafsir UIN di sela tatap muka pelaku sejarah tokoh perempuan dan pimpinan organisasi perempuan yang digelar Kowani.

Ada 13 faktor yang menjadi pemicu perceraian dalam rumah tangga. Tetapi menurut Nasarudin, kasus poligami dan masalah ekonomi menjadi penyebab tertinggi kasus perceraian.

Nasarudin mengingatkan kasus gugat cerai harus diperhatikan betul oleh kaum perempuan. Karena gugat cerai membawa konsekuensi berat utamanya masalah ekonomi.

“Istri yang menggugat cerai, ketika perceraian sudah diputuskan maka tidak ada kewajiban suami untuk memberikan nafkah atau uang idah dan lainnya,” lanjut Nasaruddin.

Kemandirian Perempuan

Sementara itu Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto mengatakan kemandirian perempuan dalam hal ekonomi menjadi salah satu penyebab mengapa sekarang perempuan berani menggugat cerai suami. Tetapi keberanian ini sebenarnya sudah kebablasan.

“Jangan karena mandiri secara ekonomi, tidak bergantung pada uang suami, lantas dengan mudah menggugat cerai,” kata Giwo.

Sebab perceraian tidak hanya akan berakibat bagi si perempuan itu sendiri. Tetapi juga situasi dan kondisi anak-anak harus menjadi pertimbangan semua perempuan yang hendak bercerai.
“Cerai akan membuat anak-anak terganggu. Bagaimanapun mereka tidak akan nyaman apalagi jika masing-masing orangtua kemudian memiliki pasangan,” lanjut Giwo.

Kemiskinan Baru

Selain itu perceraian sering menimbulkan kemiskinan baru. Utamanya jika perempuan mendapatkan hak asuh anak sementara suami tidak konsekuen mengirimkan nafkah bagi anak-anaknya.

Karena itu Giwo meminta agar perempuan yang memang memiliki masalah dalam
perkawinannya agar dipikirkan baik-baik sebelum memutuskan cerai. Konsultasikan dengan baik kepada pihak yang berkompeten, pertimbangkan sisi negatifnya.(GN)











Komentar Via Website : 10
Obat Sakit Ulu Hati Di Apotik
20 Maret 2018 - 10:49:47 WIB
Obat Sakit Ulu Hati Di Apotik


http://goo.gl/woUYMF
Obat Liver Bengkak Di Apotik Kimia Farma
20 Maret 2018 - 15:37:38 WIB
Obat Liver Bengkak Di Apotik Kimia Farma


http://goo.gl/zLkE2F
Obat Salep Scabies Di Apotik Kimia Farma
21 Maret 2018 - 10:35:35 WIB
Obat Salep Scabies Di Apotik Kimia Farma


http://goo.gl/q7B42V
Obat Eksim Basah Di Apotik Kimia Farma
22 Maret 2018 - 11:02:35 WIB
Obat Eksim Basah Di Apotik Kimia Farma


http://goo.gl/FYrteG
Nama Obat Pilek Menahun Di Apotik
23 Maret 2018 - 08:48:28 WIB
Nama Obat Pilek Menahun Di Apotik

http://goo.gl/jUnygz
Obat Luka Bakar Di Apotik
26 Maret 2018 - 10:36:26 WIB
Obat Luka Bakar Di Apotik

http://goo.gl/f6GtFz
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)