Kerak Telor

Bir Pletok

Minuman Khas Betawi

Administrator | Rabu, 25 Oktober 2017 - 00:43:57 WIB | dibaca: 314 pembaca

Bir Peltok

Mendengar nama Bir Pletok, orang akan langsung teringat dengan minuman khas Betawi tempo dulu. Walaupun disebut Bir, tetapi minuman ini sebenarnya sama sekali tidak mengandung alkhohol.

Minuman ini biasanya disajikan dalam keadaan dingin. Pendinginan minuman ini dilakukan dengan menuangnya ke dalam seruas bambu, diisi dengan beberapa bungkah es batu, ditutup mulut bambu yang terbuka, dan kemudian diguncang-guncang, sehingga menimbulkan bunyi pletok-pletok. Karena minumannya kemudian berbuih/berbusa mirip bir, maka orang Betawi menyebutnya sebagai bir pletok.

Saat ini memang sudah agak sulit untuk menemukan Bir Pletok, hanya pada saat tertentu biasanya bisa dijumpai minuman khas Betawi ini. Namun dari beberapa sumber yang sempat dirangkum oleh tim redaksi Jakpos.web.id ternyata tidak sulit untuk membuat Bir Pletok, minuman khas Batawi ini, dan tidak ada salahnya untuk kita coba, berikut cara membuatnya ;

Bahan-Bahan
- 1500 cc air
- 10 gram (4 Lembar) Daun Pandan, dibuat simpul

- 125 gram jahe diiris tipis
-60 gram (5 Batang) serai
-1 gram (2 butir) cengkih

-4 gram (3 cm) kayu manis
- 1 gram pala
- 10 gram Kayu secang bila tersedia

-5 gram (5 Lembar) Daun Jeruk, dibuang tulang daun
-250 gram gula pasir
- Es batu di pecahkan dengan ukuran sesuai selera

Cara Membuat
1. Taruh air dalam panci bersama daun pandan, jahe, serai, cengkih,kayu manis, pala, kayu secang , daun jeruk dan gula pasar. Masak hingga mendidih.

2. Tutup panci, kecilkan apinya hingga aroma rempah . Usai lebih 30 menit, angkat dari atas api.

3. Sisihkan hingga dingin. Saring minuman dan buang ampasnya. Lalu tuang ke dalam botol-botol dan simpan dalam lemari es. Setelah dingin, sajikan minuman dalam gelas, tambahkan es batu.

Catatan
- Kayu Secang tidak memberi pengaruh rasa, hanya pengharuh warna.

- Kayu Secang dapat dibeli dipasar umum, dibagian pedagang atau penjual rempah untuk jamu dan keperluan sesajen.


(red/dari berbagai sumber)










Komentar Via Website : 1
Herbal Paru
26 Oktober 2017 - 14:09:33 WIB
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)