Kerak Telor

Sayur Besan, Khas Betawi Menyambut Lamaran

Administrator | Minggu, 17 Desember 2017 - 05:47:39 WIB | dibaca: 247 pembaca

JAKARTA (JakPos.web.id) - Sesuai dengan namanya, Sayur Besan dipergunakan sebagai menu hantaran sewaktu orang tua calon menantu hendak melamar pada prosesi pernikahan adat Betawi. Sayur Besan dapat pula disajikan sebagai menu sehari-hari meskipun lebih sering disajikan pada acara adat Betawi.

 

Bagi Masyarakat Betawi, masakan tak hanya sekedar menjadi sajian diatas meja belaka. Masakan Betawi berperan penting dalam mengemban simbol-simbol tertentu pada prosesi adat.

 

Sayur Besan, misalnya, disajikan pada saat acara besanan dan melambangkan penghargaan tertinggi kepada orang tua mempelai.

 

Sayangnya, Sayur Besan sudah tergolong masakan langka. Jarang ada warung yang menyediakan menu masakan Betawi kuno seperti itu.

 

Penyebutan nama Sayur Besan karena memang sayur ini merupakan menu istimewa atau menu wajib yang disajikan pada waktu orang Betawi melakukan prosesi pernikahan alias besanan.

 

Sayur Besan adalah masakan berkuah santan dengan isi terubuk (bunga tebu), kentang, soun, petai, dan ebi. Terubuk atau bunga tebulah yang membuat Sayur Besan tergolong langka.

 

Ketersediaan terubuk yang menjadi bahan utama dalam pembuatan sayur ini, sudah sangat jarang ditemui. Tekstur Sayur Besan sangat lembut, harum, dan renyah. Takheran, jika sajian Sayur Besan menjadi kegemaran Masyarakat Betawi, sajian ini menunjukkan penghargaan yang tinggi bagi orang tua calon mempelai, ujarWati, salah satu penggemar sayurbesan, Selasa (12/12).

 

Mimi misalnya, ibu yang biasa membuat sayur besan setiap acara keluarga ini menuturkan, dahulu para orang tua selalu membuat sayur kaya akan rasa gurih tersebut.

 

“Orang tua dulu terutama dalam acara pernikahan selalu buat sayur itu, karena yang makan besan (orang tua pengantin) jadi orang pada bilangnya sayur besan,” ujarnya, Senin (11/12).

 

Menurutnya, mayoritas orang Betawi pasti sudah familiar dengan sayur yang saat ini hamper jarang ditemui.

 

“Orang Betawi asli pasti sudah tidak asing lagi dengan sayur ini dan sudah jarang juga yang buat, kebanyakan sudah pakai catering dengan menu yang sudah umum, ini resep warisan dari orang tua perlu kita lestarikan,” lanjutnya menuturkan. (Bia/JP)

 

 










Komentar Via Website : 1
Cara Menyembuhkan Angin Duduk
11 Januari 2018 - 15:24:29 WIB

Terima kasih atas informasinya sangat bermanfaat sekali :)
https://goo.gl/X3ERFD
https://goo.gl/Npyt6i
ht tps://goo.gl/ugfEv9
https://goo.gl/pfQ8YU
https://g oo.gl/b3Jmuj
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)