Kota Kita

Yorrys Raweyae : Ini Negara Hukum,Kenapa Polisi Tidak Tangkap

Administrator | Kamis, 08 Maret 2018 - 19:40:32 WIB | dibaca: 512 pembaca


  •  

    Belakangan disebut-sebut menjadi backing sejumlah perusahaan di Jakarta, Politisi Golkar asal  Papua; Yorrys Raweyae buka suara. Mantan Ketua Ormas Kepemudaan Pemuda Pancasila ini tidak membenarkan ulah Direktur Utama PT. Energi 9 Benyamin Ellyas yang kerap mencatut nama dirinya dan nama RBT –keduanya selaku Komisaris dan Komisaris Utama-- di perusahaan tersebut, untuk kepentingan diluar perusahaan.

    “Lha saya ki opo? (lha saya ini siapa-red},” tukas Yorrys singkat saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (6/3).  Saya, lanjut Yorrys,  tidak tahu menahu perihal ulah Benyamin Ellyas dalam menjalankan roda perusahaan. Saya pikir itu hal biasa, terkait persaingan bisnis. ,’’ jelasnya.

    Bagaimana dengan banyak pihak yang mencari Ellyas karena merasa dirugikan dengan bukti bukti yang dimiliki?

    “Kalau dia (Ellyas) berbuat kejahatan dan melawan hukum, dia pasti sudah ditangkap. Ya laporkan saja pada kepolisian.  Saya tidak bisa menghalangi aparat penegak hukum menjalankan tugasnya kepada pelaku kejahatan di negeri ini, termasuk pada Benyamin Ellyas, ’’ tukas Yorrys.

    Sebagai Direktur Utama, Benyamin Ellyas –biasa dipanggil Ellyas--tentu biasa melakukan kontrak bisnis dengan banyak kalangan dan mitra kerja serta vendornya. Disayangkan, diantara beberapa kontrak disepakati, tidak sedikit berakhir  dengan kekecewaan vendor. Selain merasa dikemplang juga dibuat sakit hati karena merasa dikadalin begitu saja oleh Ellyas.

    Beberapa vendor yang merasa ditipu mentah-mentah dan menjdi korban pun berusaha mencari Ellyas untuk menagih haknya. Mereka bahkan berniat menyeret Ellyas ke meja hijau guna mempertanggungjawabkan perbuatanya. Namun, selain makin sulit dihubungi dan diduga sengaja bersembunyi  Ellyas dikenal sangat cerdik dan licin. Beberapa kali didatangi kerumahnya, di Jakarta Barat, tampak kosong. Ellyas sudah pindah dari rumah sebelumnya. Entah dimana sekarang?

    Seorang Vendor yang berhasil menemui Ellyas, malah diperlakukan dengan tidak sebagaimana mestinya. Ellyas bahkan mengancam agar tidak macam-macam dengannya karena ada  Yorrys dan RBT, dua orang yang dikatakan kuat di republik ini sebagai komisaris perusahaan, mendukung dibelakangnya.  Bahkan Ellyas berulangkali menyebut RBT disebut sebut bisa mengatur kebijkan petinggi kepolisian RI, untuk membuat gentar lawan-lawanya agar mengurungkan niat untuk menuntutnya.

    Mengejutkan, dengan sederet  fakta kejahatan Ellyas tersebut, belum cukup meyakinkan Yorrys akan sepak terjang  Ellyas dibelakang Yorrys dan RBT selama ini. Wajar jika Yorrys pun berujar berujar. “Saat ini sudah era keterbukaan pasca reformasi, apa masih ada yang seperti itu? Kalau masih ada yang seperti itu, siapapun pihak yang merasa dirugikan sebaiknya melaporkan pada pihak yang berwajib. Ini negara hukum, biar hukum yang berbicara. Saya nggak mau repot dan nggak ada waktu dengan masalah-maslah seperti itu lagi,’’ kilah Yorrys.

    Sebagai ukuran benar dan tidaknya, setidaknya ulah Benyamin Ellyas dengan mencatut nama Yorrys dan RBT ini, bakal menuai respon pihak yang dirugikan. Salah satunya dari Pipink, Ketua kelompok Bearland yang juga Anggota Dewan Penasehat Ormas Kiblat (Komite Islam Bela Konstitusi dan saat ini diketuai Tommy Soeharto)  yang merasa harus turun tangan langsung karena surat peringatan yang dikirimkan ke Ellyas tdk pernah di tanggapi. “Saya nggak perduli siapa backing dibelakang Ellyas. Selama ada kejahatan disana, itu menjadi musuh kami,” tegas Pipink yang berniat mendatangi langsung kantor PT. Energy 9.

    Sontak, mendengar respon Pipink, Yorrys merespon dengan nada tinggi seraya mengatakan, Kantor PT. Energi 9 di Gedung Equity Tower adalah miliknya. Siapapun yang datang menganggu, akan berhadapan dengannya. “Kantor itu milik saya, kalau ada yang coba-coba menyerbu, saya sendiri siap menunggunya,’’ tegas Yorrys.

    Selain dari Kelompok Bearland, respon geram juga datang dari Politisi PDIP Hendry Yosodiningrat dan Sys NS  (almarhum). Keduanya sempat mengungakapkan niat ingin memberi pelajaran kepada Ellyas jika batas tertentu tdk juga menyelesaikan kewajiban-kewajibannya.

    Banyak pihak menilai, sepak terjang dan keberanian Ellyas dalam bisnis tidak terlepas dari adanya dua nama: Yorrys Raweyae dan RBT dibelakanngnya. Tidak heran bisnis nyerempet ranah hukum  yang dilakukan Ellyas. Salah satunya dengan berani memasukakn 20 pekerja asing ilegal dari Singapure untuk menset up peralatan panggung pada konser DJ Internasional Sensation Jakarta 2018 pada 10 Februari lalu. Meski masih lolos dalam bidikan pihak berwajib, siapa menabur angin pasti akan menuai badai. Siapapun berbuat kejahatan dinegeri ini pasti akan tertangkap!

    “Saya kan komisaris diperusahaan itu. Tahu betul, kalau ada pekerja asing ilegal, kenapa tidak dilaporkan saja? Kenapa juga polisi tidak tangkap mereka?’’ pungkas Yorrys. esa








  • Kepada
    • MY gunawan
    • satu plus empat











Komentar Via Website : 23
Obat Tuba Falopi Tersumbat Di Apotik
10 Maret 2018 - 10:57:25 WIB
Obat Tuba Falopi Tersumbat Di Apotik


http://goo.gl/Dhe6P6
Obat Kurap Paling Ampuh Di Apotik
12 Maret 2018 - 15:52:07 WIB
Obat Kurap Paling Ampuh Di Apotik


http://goo.gl/GNFTHr
Obat Infeksi Saluran Kencing Di Apotik
13 Maret 2018 - 11:02:46 WIB
Obat Infeksi Saluran Kencing Di Apotik


http://goo.gl/t6b9Xi
Obat Sinusitis Di Apotik Kimia Farma
14 Maret 2018 - 10:44:16 WIB
Obat Sinusitis Di Apotik Kimia Farma


http://goo.gl/c7U3Bn
Nama Obat Tipes Di Apotik
14 Maret 2018 - 15:45:41 WIB
Nama Obat Tipes Di Apotik


http://goo.gl/tBLfFH
Obat Keputihan Di Apotik Kimia Farma
15 Maret 2018 - 08:56:46 WIB
Obat Keputihan Di Apotik Kimia Farma

http://goo.gl/1dC4DA
AwalKembali 123 Lanjut Akhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)